Home > Excel dan Google Sheets > Rumus > Rumus VLOOKUP

RUMUS

VLOOKUP

tingkat : PEMULA

Cara Penulisan Rumus VLOOKUP – Sintaksis

=VLOOKUP(lookup_value,table_array,column_index,range_lookup)
//lookup_value - nilai unik mana yang mau dicari.
//table_array - tabel dimana nilai unik & informasi yang akan ditampilkan
//column_index - nilai atau text dari kolom ke-n yang akan ditampilkan
//range_lookup - FALSE untuk exact match atau TRUE untuk match secara kira-kira atau estimasi.

=VLOOKUP(L12,$F$12:$J$25,5,FALSE) //menampilkan kolom ke-5 dari nilai yang cocok
=VLOOKUP(L12,$F$12:$J$25,3,FALSE) //menampilkan kolom ke-3 dari nilai yang cocok
Rumus VLOOKUP

Penjelasan ringkas

Rumus VLOOKUP punya kepanjangan yaitu Vertical Lookup, dimana tujuan dari rumus ini adalah untuk mencari dan menemukan suatu nilai atau text dari suatu tabel. Seperti contoh gambar diatas, dengan Kode item SCP-003, kita ingin menampilkan detil dan spesifikasi motor mulai dari harga, jenis motor, warna dan CC-nya.

Rumus ini membaca dari kiri ke kanan, lalu atas ke bawah, dimana unique value (kode unik) harus terletak di bagian kiri, serta data yang ingin ditampilkan ada di bagian kanan. unique value harus unik, dan tidak boleh ada data kembar, data kembar atau dobel dapat menyebabkan rumus VLOOKUP jadi tidak akurat seperti yang terjadi contoh gambar di atas.

Lalu jika memang data kembar, bagaimana cara agar rumus VLOOKUP tetap bisa digunakan? cara untuk VLOOKUP data kembar, bisa di baca disini.

Lalu rumus apa yang membaca unique value dari atas ke bawah? itu adalah rumus HLOOKUP.

Saya menemukan #N/A error padahal rumus saya sudah benar? hal ini dikarenakan VLOOKUP tidak menemukan data yang ingin dicari, sehingga terjadi error #N/A. Untuk mencegah bisa menggunakan Error Handling IFERROR.

💡Pro Tips : Rumus VLOOKUP adalah salah satu rumus yang paling sering digunakan pada saat bekerja, dan menjadi salah satu syarat utama persyaratan masuk kerja.

Penggunaan rumus di Google Sheets

Tidak ada perbedaan fungsi serta cara penulisan rumus – sintaksis antara Ms. Excel dengan Google Sheets. Rumus ini di Google Sheets juga dapat menggunakan named range

Kalian dapat mempelajari lebih lanjut dokumentasi rumus ini untuk Ms. Excel dari Microsoft, serta Google Sheets.

FAQ – Pertanyaan yang sering ditanyakan

1. Apa kegunaan utama dari rumus VLOOKUP di Excel dan Google Sheets?

Jawaban: mencari suatu data secara vertikal (dari atas ke bawah) pada kolom pertama sebuah tabel referensi, lalu mengambil nilai dari kolom lain yang sebaris. Di dunia kerja, VLOOKUP sangat berguna untuk mencocokkan data seperti memunculkan Nama Barang dan Harga berdasarkan Kode Produk..

2. Mengapa rumus VLOOKUP menghasilkan error #N/A dan bagaimana solusinya?

Jawaban: Error #N/A paling sering terjadi karena nilai yang dicari (lookup_value) memang tidak ada di kolom pertama tabel referensi. Penyebab lainnya adalah adanya karakter spasi tak terlihat di teks sel atau Anda lupa mengetik angka 0 atau FALSE di akhir rumus sebagai parameter exact match (pencarian pasti).

3. Bagaimana cara mengunci rumus VLOOKUP agar tidak bergeser saat di-copy ke bawah?

Jawaban: Anda wajib mengunci rentang tabel referensi (table_array) menggunakan tombol F4 di keyboard hingga muncul simbol dolar ($). Jika rumus VLOOKUP Anda berbentuk =VLOOKUP(A2, B2:D10, 3, 0), ubah rentangnya menjadi koordinat absolut seperti $B$2:$D$10 agar posisi tabel tidak melorot saat rumusnya ditarik (drag) ke bawah.

4. Apakah rumus VLOOKUP bisa digunakan untuk mencari data ke arah kiri?

Jawaban: Secara standar, VLOOKUP tidak bisa mencari data ke arah kiri karena fitur ini hanya memindai dari kiri ke kanan. Sebagai solusinya, Anda bisa beralih menggunakan kombinasi rumus INDEX & MATCH, memanfaatkan fitur fungsi CHOOSE di dalam VLOOKUP, atau bermigrasi ke rumus modern =XLOOKUP() jika menggunakan Excel versi terbaru.

5. Apa perbedaan mendasar antara rumus VLOOKUP dan HLOOKUP?

Jawaban: Perbedaan utamanya ada pada arah orientasi data yang dicari. VLOOKUP digunakan jika tabel referensi Anda tersusun secara vertikal (memanjang ke bawah berdasarkan kolom), sedangkan HLOOKUP digunakan jika tabel referensi Anda tersusun secara horizontal (memanjang ke samping berdasarkan baris).