Home > Excel dan Google Sheets > Kombinasi dan Aplikasi > IFS dengan logika OR dan Wildcard

KOMBINASI dan APLIKASI

IFS dengan
Logika OR dan Wildcards

tingkat : MAHIR

Penjelasan ringkas

IFS dengan logika OR dan Wildcard termasuk kombinasi rumus Excel dan Google Sheets di tingkat mahir. Karena teman-teman harus memahami tentang array formula terlebih dahulu dan sudah memahami rumus IFS (SUMIFS, AVERAGEIFS, COUNTIFS). Tujuan dari rumus ini adalah melakukan agregasi data dari 2 variable atau lebih dari jenis atau kolom yang sama, sebagai contoh:

  • Logika OR : menjumlahkan (SUMIFS) stok kain dengan
    • Jenis kain “Katun” warna “putih” = 20 pcs
    • Jenis kain “Linen” waran “putih” = 28 pcs
    • dst
  • Wildcards : menghitung (COUNTIFS) stok mobil yang mengandung huruf “CVT”
    • “Honda CVT” = 5 pcs
    • “Mazda CVT-Hybrid” = 7 pcs
    • dst

Logika OR : Cara Penulisan Rumus – Sintaksis

=SUM(SUMIFS(sum_range,range,{"shirt","pants"})) // shirt or pants
=SUM(AVERAGEIFS(avg_range, range, {"book","pencil"})) // book or pencil
=AVERAGE(COUNTIFS(criteria_range, {"blue","red"}))) // blue or red
=SUM(COUNTIFS(criteria_range1,{"A","C"},criteria_range2,{"X","Y"})) //A&X or C&Y

Penjelasan untuk contoh rumus diatas adalah :

  1. SUMIFS akan menjumlahkan “Shirt” atau “Pants”, akan menghasilkan 2 angka dari masing-masing “Shirt” dan “Pants”, lalu SUM akan menjumlahkan 2 angka tersebut.
  2. AVERAGEIFS akan merata-ratakan “book” atau “pencil”, akan menghasilkan 2 angka dari masing-masing “book” dan “pencil”, lalu SUM akan menjumlahkan 2 angka tersebut
  3. COUNTIFS akan menghitung kemunculan data “blue”, “red”, dan akan menghasilkan 2 angka dari masing-masing “blue” dan “red”, lalu AVERAGE akan merata-ratakan 2 angka tersebut.
  4. COUNTIFS akan menghitung kemunculan data “A dan X”, “C dan Y” (tidak bisa bertukar), dan akan menghasilkan 2 angka dari masing-masing “A dan X”, “C dan Y”, lalu SUM akan menjumlahkan 2 angka tersebut

Wildcards : Cara Penulisan Rumus – Sintaksis

terdapat 3 tipe wildcards yang bisa dituliskan dalam formula. Dokumentasi wildcards bisa dibaca disini.

  1. Asterisk ( * ) – mencocokkan 0 atau lebih karakter.
  2. Question mark ( ? ) – mencocokkan 1 karakter untuk tiap 1 question mark.
  3. Tilde ( ~ ) – karakter pembantu untuk mencari karakter wildcard secara literal. Contoh: “~?” mencari ?; “~*” mencari *; “~~” mencari ~
=SUMIFS(sum_range,range,"ter*") // diawali kata "ter"
=AVERAGEIFS(avg_range, range, "*bir") // diakhiri dengan "bir"
=SUMIFS(B10:B15,A10:A15,"R???") // 4 hurup dengan awalan R
=AVERAGEIFS(D20:D30, E20:E30, "*~?") //berakhiran dengan "?"

Dibawah ini beberapa contoh penggunaan wildcard

PenulisanPenjelasanYang akan Match
???match 3 karakter saja“asd”; “ABC”; “ZzZ”; Etc
???-????match 7 karakter dengan hyphen“asd-abcd”; “021-4320”; Etc
*karakter apapun dan berapapun“blue”; “Q10D1023”; “Yes”; Etc
b*karakter apapun, berapapun yang diawali dengan huruf “b”“biru”; “bersama-sama”; “berat”; “berita”; “B10230”; Etc
*cvt*mengandung “cvt”“honda cvt”; “10CVTX89”; “mazdaCvT10”; Etc
Note : wildcards hanya bekerja untuk text saja, bukan untuk angka